21 November 2011 - 20:30

Rencana kelompok teroris Wahabi untuk kembali melakukan pembunuhan massal terhadap warga Syiah mampu digagalkan polisi. Takut tertangkap tanpa hasil, pelaku meledakkan bom lebih awal dari yang direncanakan, mengakibatkan 3 polisi Pakistan terluka akibat ledakan bom.

Menurut Kantor Berita ABNA, sebuah mobil meledak bersama tiga orang di dalamnya setelah sebelumnya diminta berhenti oleh polisi di sekitar wilayah Sahili CVU, Rabu lalu. Turut menjadi korban dan cedera adalah tiga anggota polisi di tempat kejadian yang  menghentikan untuk bermaksud memeriksa mobil yang dicurigai tersebut.

Daerah Sahili CVU mempunyai penduduk majoritas Syiah dan terdapat sebuah makam sanak saudara Imam yang bernama Hasani Abdullah Syah Ghazi. Sementara itu penduduk Syiah daerah tersebut sedang mengadakan persiapan untuk menyambut hari kelahiran Hasani Abdullah itu pada hari berikutnya

Teroris tersebut dikatakan ingin meletakkan mobil yang sarat dengan bom tersebut di tengah keramaian warga Syiah, namun atas kecermatan dan kejelian pihak kepolisian rencana jahat tersebut mampu digagalkan. Tahun lalu daerah tersebut harus menyaksikan kematian dan jerit puluhan orang yang terluka parah akibat ledakan mobil yang berisi sejumlah bahan peledak.